A water mite has been named after Jennifer Lopez by a group of scientists who discovered the new species in Puerto Rico.

Biologist Vladimir Pesic said that the team decided on the unusual accolade as a token of gratitude to the singer for her hits such as “Ain't It Funny,” ''I Luh Ya Papi" and his all-time favourite, "All I Have".

"The reason behind the unusual choice of name for the new species is simple: J.Lo's songs and videos kept the team in a continuous good mood when writing the manuscript and watching World Cup Soccer 2014," Pesic told AP.

The scientists have grandly christened the mite Litarachna Lopezae, after the species was found in the coral reef of Mona Passage, the waters that separate Puerto Rico and the Dominican Republic. The Lopez mite was discovered at a depth of nearly 70 metres.

Lopez – who we trust is suitably flattered by the honour – is in good company. A series of high-profile figures have been honoured by having animals named after them; Mick Jagger has a well-known fossil group, a type of trilobite, named after him and Bob Marley was the name given to a marine parasite found in the Caribbean sea.

 source



YouTube, layanan streaming video yang dimiliki oleh Google merupakan situs streaming terbesar dunia saat ini. Tidak mengherankan kalau Google berhasil memperoleh banyak uang dari layanan tersebut. Dan menurut laporan dari The Information, di tahun 2013 lalu, Google berhasil memperoleh pemasukan sebesar 3,5 miliar USD atau setara 41,1 triliun rupiah dari YouTube.

Meski terbilang besar, pada kenyataannya pendapatan YouTube di tahun 2013 tersebut lebih rendah dibandingkan prediksi yang ada. Sebagai contoh adalah prediksi eMarketer yang memperkirakan kalau di tahun 2013, YouTube akan bisa memperoleh pemasukan sebesar 5,6 miliar USD atau setara 65,7 triliun rupiah.

Walaupun tidak lebih besar dibandingkan perkiraan, besarnya pendapatan tersebut bakal bisa membuat Google tersenyum. Terlebih menurut laporan The Information, Google memperoleh keuntungan dari YouTube. Dan pada tahun ini, nampaknya Google berupaya untuk lebih meningkatkan pendapatan YouTube, terlebih setelah mereka merekrut Susan Wojcicki.

Dibandingkan perusahaan serupa lainnya, pendapatan YouTube memang terbilang kalah. Sebagai contoh adalah layanan streaming Netflix yang bisa menghasilkan pendapatan sebesar 4 miliar USD atau setara 46,9 triliun rupiah. Namun sebagai catatan, YouTube tidak mendapatkan semua uangnya dari konten premium seperti halnya Netflix. Jadi, potensi YouTube masih sangat banyak.

via Venturebeat




10. Italians
Population: 119 million
Share of World's Total: 1.70%
Majority in: Italy
Areas with significant population (above 1 million - official): Brazil, Argentina, United States, France, Canada, Uruguay


9. Punjabi
Population: 120 million
Share of World's Total: 1.71%
Majority in: Pakistan
Areas with significant population (above 1 million - official): India, United Kingdom


8. Japanese
Population: 130 million
Share of World's Total: 1.86%
Majority in: Japan
Areas with significant population (above 1 million - official): Brazil, United States


7. Germans
Population: 150 million
Share of World's Total: 2.14%
Majority in: Germany, Switzerland, Austria, Liechtenstein
Areas with significant population (above 1 million - official): United States, Brazil, Canada, Argentina, South Africa, France


6. Russians
Population: 200 million
Share of World's Total: 2.86%
Majority in: Russia
Areas with significant population (above 1 million - official): Ukraine, Kazakhstan, United States, Uzbekistan


5. Bengali
Population: 230 million
Share of World's Total: 3.29%
Majority in: Bangladesh
Areas with significant population (above 1 million - official): India, Pakistan, Saudi Arabia


4. Mestizo
Population: 235 million
Share of World's Total: 3.36%
Majority in: Ecuador, Peru, Nicaragua, El Salvador, Bolivia, Honduras, Panama, Mexico
Areas with significant population (above 1 million - official): Colombia, United States, Paraguay, Venezuela, Guatemala, Costa Rica, Dominican Republic, Chile, Argentina, Brazil


3. Arabs
Population: 300 million
Share of World's Total: 4.29%
Majority in: The Arab League nations
Areas with significant population (above 1 million - official): Argentina, United States, France, Iran, Israel, Mexico


2. Indians
Population: 1.25 billion
Share of World's Total: 17.86%
Majority in: India
Areas with significant population (above 1 million - official): United States, Burma, Canada, Malaysia, Saudi Arabia, United Arab Emirates, United Kingdom, South Africa


1. Han Chinese
Population: 1.31 billion
Share of World's Total: 18.71%
Majority in: China, Taiwan, Hong Kong, Singapore, Macau
Areas with significant population (above 1 million - official): Indonesia, Thailand, Malaysia, United States, Canada, Peru, Vietnam, Australia, Cambodia, Philippines, Burma




ATN - Anda tahu Ayunan?? Dulu waktu kecil atau bahkan sudah dewasa, ayunan adalah tempat kita bersenang-senang. Tapi ketika ayunan menawarkan kita untuk melayang di udara pada 2600 kaki (meter), apa yang terjadi?





Terletak di Baños, Ekuador, ayunan ini memberi Anda kesempatan untuk ber-ayunan pada ketinggian 2600 meter tanpa penghalang memberi Anda pemandangan gunung berapi Tungurahua.




Meskipun risiko yang ditimbulkan berbahaya jika terjatuh, itu mungkin pengalaman gila yang layak dijalani, karena memacu adrenalin, perasaan kebebasan dan pemandangan sekitarnya yang indah dan paling unik dan langka.





Anda tidak perlu menjadi goyang dan takut oleh pengalaman ini, ini adalah tempat yang bagus tapi juga tempat indah dan perlu mental yang kuat untuk ber-ayun. Anda berani mencobanya ??












ATN - yang terletak di pulau Pemba di Zanzibar, ini adalah pemandangan baru dan sangat menakjubkan bila Anda belum pernah berada langsung di sana. Ada daya memikat untuk kesana dan ini adalah tempat liburan atau bulan madu yang sangat indah.






Anda dapat berenang disekitarnya, berenang ke bawah dan di tengah karang.











Kamar tidur benar-benar dan sepenuhnya di bawah air dan menawarkan pemandangan dunia air yang penuh warna-warni. Di permukaan, struktur tiga lantai menawarkan para tamu semua fasilitas kamar standar, dengan pemandangan menakjubkan.








Pada siang hari Anda dapat melihat ikan tropis dan organisme laut lainnya yang berenang di dekat jendela Anda. Pada malam hari, lampu-lampu, menerangi air disekitar tempat Anda, menarik cumi-cumi dan makhluk laut lainnya untuk kepermukaan.



Dapatkah Anda membayangkan sedang terbuai oleh gelombang lembut, bangun di pagi hari dan menyelam untuk berenang dengan ikan tropis? Nah biaya surga ini adalah $ 1,500 per malam untuk dua atau $ 900 dolar untuk satu orang.



Pencipta ruang mengambang, Mikael Genberg, pertama kali menciptakan air kamar hotel di Swedia disebut Utter Inn. Satu kamar yang mengambang di tengah Danau Mälaren dan seperti ke pulau Pemba, memberikan pengunjung pemandangan bawah laut yang indah, ikan dari danau langsung dapat Anda lihat di kamar tidur.


Seberapa sering Anda menggunakan Google sebagai mesin pencari di internet? Ingin tahu sebarapa banyak jumlah pencarian yang diproses oleh Google setiap bulan dan setiap harinya? Google pun mengungkapkan jawaban dari pertanyaan tersebut.

Pada sebuah ajang yang dilakukan Google untuk para pengiklan Adwords, mereka mengungkapkan bahwa setiap bulannya memproses sebanyak 100 miliar pencarian. Jika dihitung per hari, maka Google memproses sebanyak 3,3 miliar pencarian. Angka tersebut pun sangatlah tinggi. Terlebih mengingat jumlah populasi manusia di seluruh dunia saat ini mencapai angka sekitar 7 miliar orang.

Namun Google tidak memberikan informasi secara mendetail mengenai jenis pencarian yang dilakukan. Apakah pencarian tersebut dilakukan melalui homepage, menggunakan smartphone Android, memanfaatkan Google Now ataupun melakukan pencarian menggunakan situs lain.

Dibandingkan para kompetitornya, Google saat ini memang mendominasi penggunaan mesin pencari. Pesaingnya pun jauh tertinggal, entah itu Microsoft ataupun Yahoo.

via Softpedia




ATN - Mungkin bagi sebagian orang ini merupakan sesuatu yang tidak masuk akal, akan tetapi semua pandangan tersebut langsung berubah setelah gambar-gambar di bawah ini.

Bayangin sebuah worst-case scenario! Kamu adalah cowok ganteng yang hidup di tahun 2026 dimana dunia sedang dilanda wabah zombie kayak di film-film. Semua orang yang kamu kenal berubah jadi zombie pemakan otak. Ortu kamu jadi zombie. Sahabat kamu jadi zombie. Pacar kamu jadi zombie. Mantan kamu jadi zombie. Cewek gebetan kamu jadi zombie. Bahkan Milla Jovovich juga jadi zombie! Sialnya, yang nggak jadi zombie cuma Tata Dado, SMASH, sama Ruhut Sitompul. Duh Gusti, bete nggak sih? Apa yang bakal kamu lakuin? Can you survive? Nah, percaya nggak percaya, Architects Southwest mengadakan kompetisi rumah anti-zombie untuk menangkal masa depan yang nggak masuk akal itu. Nah, ini dia 6 rumah anti-zombie paling kreatif yang aku dapet dari website urbanist (wajib baca buat kalian yang zombie-freak)!


1. Vagabond Mobile Safe House Device





Kreasi ini adalah pemenang kompetisi tersebut, yaitu sebuah rumah portabel yang meniru sebuah tempurung trenggiling (trenggiling punya tempurung kagak sih?). Idenya adalah sebuah “shelter” menyerupai iglo yang bisa dibawa kemana-mana. Kalo dibutuhin, tinggal dibuka aja kayak payung dan kita bisa bersembunyi di dalamnya. Shelter yang muat buat dua orang ini juga dilengkapi dengan sistem penyaring air, tracking device (sistem pelacak ala GPS), dan sel surya untuk mengubah energi cahaya menjadi listrik (jadi sambil bersembunyi dari kejaran zombie bisa sekalian nge-cas hape atau laptop). Yang lebih keren lagi, shelter ini bisa dibawa-bawa dalam sebuah tas ransel dengan desain gaul dan trendy. Hmm… kiamat zombie tetap bukan halangan buat tampil pede ya.


2. Oil Silo Home





Pemenang kedua dari kompetisi ini adalah Oil Silo Home, yaitu kreasi yang mengubah silo (gudang tertutup untuk menyimpan minyak) menjadi sebuah rumah anti-serangan zombie. Silo emang dikenal memiliki struktur solid yang sangat kuat. Di dalamnya akan dilengkapi sistem ventilasi, solar panel untuk mengubah energi cahaya matahari menjadi listrik, rumah kaca untuk bercocok tanam, peternakan ulat sutra untuk menghasilkan pakaian, dan sistem untuk mendaur ulang air. Kalo kehabisan energi, disediakan juga sepeda yang tinggal dikayuh biar bisa diubah menjadi energi listrik (kayak punya Mister Krab). Kalo zombie menyerang, tinggal gunakan aja senjata rahasia, yaitu menggunakan minyak dan gas metana yang tersisa di dalam silo menjadi senapan yang menyemburkan api. Wow, keren!


3. Look Out House





Kalo emang niat bikin rumah anti-zombie, kenapa nggak sekalian bikin yang mewah dengan gaya modern minimalis yang “stylish”? Well, Look Out House adalah pilihan yang paling tepat. Idealnya, rumah ini dibangun di dekat perairan seperti danau, sungai, atau pantai agar dapat dengan mudah melarikan diri dengan kapal jika zombie-zombie terlalu sulit ditangkal. Sebagian rumah ini berada di bawah tanah, jadi dijamin aman. Selain itu, bagian atasnya juga dilengkapi pengumpul air hujan, sistem pemurnian air dan udara, hingga solar panel untuk memanen energi matahari. Jadi walaupun di luar banyak zombie berkeliaran, kita tinggal relax, duduk nyaman di atas sofa, dan nyetel Metro TV (kalo penyiarnya belum dimakan zombie).


4. Zombie Ranch





Beda dengan Look Out House yang dibangun di bawah tanah, Zombie Ranch justru dibangun menjulang tinggi bak rumah pohon. Lokasinya pun di areal yang terpencil agar bebas dari gangguan zombie. Tapi bila zombie datang, don’t worry! Mengapa tidak manfaatkan saja zombie-zombie itu untuk menghasilkan energi? Zombie akan ditarik dengan umpan daging untuk memutar sebuah roda raksasa yang akan menghasilkan energi listrik. Wah, jadi PLTZ (Pembangkit Listrik Tenaga Zombie) dong?


5. Dam City





Logikanya, zombie nggak bisa berenang (kadang-kadang orang aja nggak bisa), Jadi, tempat teraman membuat rumah anti-zombie adalah di tengah perairan, misalnya waduk. Nggak cuma kamu mendapatkan akses air bersih dan pasokan listrik dari bendungan, namun tiap zombie yang mendekat akan langsung tersapu oleh terjangan air bendungan yang deras. Cuma celakanya, kita juga nggak bisa kemana-mana hehehe.


6. ZeRAD (Zombie Emergency Rapid Deployment) Shelter





Nah, inilah rumah anti-zombie futuristis paling keren dan paling canggih. Bayangin bila kamu terjebak di tengah2 kepungan zombie, pengen dong diselamatin ama rumah anti-zombie yang bisa datang menghampirimu? Yup, rumah ini memang bisa berpindah tempat. Jika ada zombie yang nekad memanjat masuk, tinggal disetrum aja!


Itulah kawan-kawan, 6 desain rumah anti-zombie paling kreatif dan paling ampuh. Nggak hanya dilengkapi persenjataan berat untuk menghadapi serangan zombie, rumah-rumah yang mengaku anti-zombie harus bisa mencukupi kebutuhan makan, udara, dan air bersih, serta energi listrik bagi penghuninya (kan nggak bisa sembarangan keluar rumah). Selain itu, rumah anti-zombie tetap harus ramah lingkungan (anti-global warming) sekaligus keren (weleh, penting?). Di antara rumah2 itu, mana yang bakal kamu pilih?



Ada juga tambahan di bawah ini.



Rumah 1.






Sumber : 1 2

ATN - Berenang seharusnya memberikan suasana yang sehat bagi raga kita. Tetapi, belum tentu demikian halnya jika Anda berenang di kolam misterius ini. Kulit Anda bisa seketika berubah menjadi biru neon usai berenang di danau itu.

"Rasanya seperti kami sedang bermain dengan cat radioaktif," kata Phil Hart yang menangkap gambar fenomena aneh ketika teman-temannya muncul dari sebuah danau di suatu malam.


Apa yang membuat air di tepi danau itu menyala dalam kegelapan? Ya, air berwarna terang di saat gelap itu tidak muncul dengan sendirinya. Ia tercipta karena reaksi kimia yang disebut biopendar (bioluminescence), yang muncul saat konsentrasi mikro-organisme di dalam air terganggu secara alamiah.

Phil, 34 tahun, meletakkan kameranya dengan penyanggah kaki tiga dengan kecepatan shutter lambat. Lalu, dia kemudian melempar butiran pasir dan batu sehingga kamera dapat menangkap gambar bintik-bintik air biru sebanyak mungkin.





Gambar-gambar ini terlihat sangat menakjubkan. Warnanya berubah ketika konsentrasi mikro-organisme Noctiluca Scintillans di dalam air tidak normal, jauh lebih tinggi dari biasanya. Phil dan teman-temannya mengambil gambar itu di Danau Gippsland, Victoria, Australia.


"Berada di sana dan melihat biopendar yang begitu memukau adalah kesempatan yang sangat langka," ujar Phil. "Saya di sini sebagai direktur program di sebuah organisasi yang secara rutin mengadakan agenda berkemah di sekitar Danau Gippsland sejak 50 tahun lalu. Dan, belum pernah ada yang dapat melihat biopendar seterang ini."





Seperti yang disebutkan, fenomena ini disebabkan tingginya konsentrasi mikro-organisme yang tinggi. Hal ini diyakini sebagai hasil dari kombinasi kebakaran hutan dan banjir di sekitar danau, di mana secara tidak langsung meningkatkan kadar nutrisi di dalam air yang dapat menghidupkan organisme.

"Ini tidak akan terjadi lagi dalam hidup saya," tutur Phil. "Saya merasa beruntung karena telah melihatnya dan berhasil merekam gambar tersebut dengan kamera saya."


"Warna biru cerah tidak hanya terlihat dengan mata kepala saya saja, tetapi juga dengan kamera saya. Ketika mengambil fotonya pertama kali, saya hampir tidak percaya melihat orang-orang di air tampak aneh," pungkas pria asal Melbourne itu.



Sumber : Viva News

ATN - Pernah merasakan tinggal di rumah yang lokasinya tepat di pingir tebing atau jurang? Kalau belum wajar saja, disamping masih banyak lokasi lainnya yang lebih cocok untuk tempat tinggal juga pastinya berbahaya. Tapi di belahan bumi lainnya Anda akan menemukan beberapa kota tua yang lokasinya tepat berada di pinggir atau di atas tebing yang tinggi. Beberapa di antaranya sudah ada sejak jaman Romawi Kuno dan ada juga yang menjadi tempat tujuan utama turis dunia.

1. Ronda (Spanyol): Di Pinggiran Jurang Sedalam 100 Meter


Lokasinya di area pegunungan dengan ketinggian 750 meter di atas permukaan laut. Kota Ronda ini terletak di provinsi Malaga, Spanyol. Sebuah jurang sedalam 100 meter yang dinamakan "El Tajo" memisahkan kota tua dan kota barunya. Di situ terdapat bangunan-bangunan dan rumah-rumah tinggal yang lerletak tepat di pinggirannya. Bepergian dari kota yang lama ke kota yang baru dimungkinkan karena di situ juga terdapat tiga jembatan, yang masing-masing dibangun pada jaman yang berbeda: jaman Romawi, Moorish, dan pada abad 18.


2. Bonifacio (Corsica): 70 meter di Atas Laut Mediterania

Di ujung selatan pulau Corsica, Bonifacio adalah satu kelompok masyarakat terbesar di pulau tersebut. Benteng kota yang kelihatan rapuh ini berlokasi pada ketinggian 70 meter di atas gunung kapur, perlahan dimakan usia dan oleh angin dan ombak dari Laut Mediterania. Dulunya menjadi tempat singgah para pelaut, sekarang tempat ini menjadi tempat berlabuh bagi yacht yang mahal dari segala penjuru dunia.

3. Castellfolit de la Roca (Spanyol): Di Atas Tebing Basal Berketinggian 50 Meter


Sebuah kota pemu****n di Catalonia, Spanyol, Castellfollit de la Roca dikelilingi oleh pertemuan antara sungai Fluvia dan Toronell, dimana tebing basal ini berdiri. Tebing dimana menjadi lokasi kota ini terletak pada ketinggian 50 meter dengan panjangnya yang mencapai 1 kilometer. Dulunya terbentuk oleh lapisan dari dua aliran lava dan merupakan salah satu kota terkecil di provinsi ini.

4. Santorini (Yunani): Surga Pada Ketinggian 300 Meter


Anda penggemar komposer Yanni? Kalo iya Anda pasti tahu komposisinya yang berjudul sama dengan tempat ini: Santorini. Konon sang maestro musik asal Yunani itu berasal dari kota ini. Lokasinya sekitar 200 km sebelah tenggara tanah daratan Yunani. Kepulauan Santorini sesungguhnya dulunya terbentuk dari letusan vulkanik yang besar dan mengakibatkan terbentuknya kaldera seperti sekarang ini. Pemandangannya yang sangat indah dan juga suasana malam harinya yang luar biasa menjadikannya tujuan wisata utama di Eropa. Letusan gunung Minoan sekitar 3600 tahun yang lalu di tempat bermukim orang Minoan meninggalkan kaldera yang luas dan juga tumpukan abu vulkanik sedalam kaki dan diduga memusnahkan peradaban orang Minoan di Pulau Crete, 110 km ke selatan, oleh terjangan tsunami raksasa yang mengikutinya. Di sini juga terdapat sebuah danau di pinggir laut berbentuk hampr persegi berukuran 12 km kali 7 km dan dikelilingi oleh tebing setinggi 300 m pada tiga sisinya.

5. Manarola (Italia): Lokasi Kota di Italia yang Paling Berbahaya

Berlokasi di Liguria, Manarola merupakan salah satu kota Itali paling berbahaya. Sulit mencari tahu berapa usia pedesaan ini, tapi pada catatan-catatan Romawi Kuno ditemukan nama tempat ini sebagai penghasil anggur untuk perayaan-perayaan. Saat ini Anda masih bisa berjalan-jalan di kebun anggurnya tidak jauh dari Via dell 'Amore (Path of Love) dan menikmati nyala lampu-lampu rumah di dekat tebing-tebingnya.

Syabab.Com - Masa depan Eropa benar-benar akan berada di tangan Islam, sebagaimana Islam akan meliputi seluruh penjuru bumi, dari ujung timur hingga barat dunia. Pembinaan ke-Islam-an di Eropa sangat gencar dilakukan, termasuk di kalangan anak-anak dan remaja. Anak-anak Ukraina menggelar konferensi Islam dengan tema "Islam di Mata Anak-anak", di Bakhchysarai, sebuah kota di pusat Krimea, selatan Ukraina, 17/11/2013.

Saat di negeri berpenduduk muslim terbesar di sini, ide-ide sekularisme, yakni pemisahan agama dari kehidupan baik secara sistematis atau pun tidak, tengah dicengkramkan mengancam generasi kita, membuahkan kisah-kisah yang miris mendengarnya, maka secercah cahaya bagi anak-anak Muslim di Eropa ini.


Sebuah konferensi anak-anak untuk membicarakan Islam digelar di Eropa, baik pembicara maupun pesertanya semuanya adalah anak-anak. Mereka seperti halnya orang dewasa menggelar konferensi untuk membicarakan topik yang menarik terkait dengan Islam.

Pada acara tersebut, anak-anak yang diundang hadir berusia 6 sampai 12 tahun. Lebih dari 150 anak-anak baik laki-laki dan perempuan hadir menyemarakkan konferensi yang unik dan luar biasa tersebut.

Para pembicara dalam konferensi itu pun terdiri dari rekan-rekan seusia mereka yang membicarakan tentang Islam.

Mengikuti Sunnah nabi kita tercinta Muhammad Saw, Eden Zakiryaev sambil membaca kutipan ayat Surat Yasin membuka acara.

Kemudian, pembawa acara Fatima Smailova mempersilahkan kepada pembicara pertama Elizabeth Federova, yang berbicara kepada para anak-anak muda tentang keberaan Allah Swt. Dalam presentasinya, ia menunjukkan bahwa apa pun yang ada di sekitar kita menjadi tanda bagi kita, terhadap keberadaan Allah Swt.

Presentasi dilanjutkan oleh Aisyah Ibrahimova, yang menjelaskan kepada semua peserta, bahwa Islam, hukum yang harus hidup. Setiap orang akan dimintai pertanggungjawaban atas tindakan-tindakannya, tegasnya.

Setelah itu, Esma Urinbayeva berbicara tentang Nabi Muhammad Saw sebagai Rasul utusan Allah yang menerima wahyu dari-Nya. Ia juga menjelaskan bagaimana situasi orang-orang sebelum Muhammad sebagai Nabi, dan bagaimana setelah ia menerima Islam.

Said Ali Chikiyev dalam pemaparannya mengatakan bahwa al-Quran sebagai kitab suci merupakan mukjizat bagi seluruh umat manusia, karena Allah menjaganya. Ia menegaskan tidak ada yang satu pun yang sanggup mendatangkan sesuatu seperti al-Quran.

Dalam presentasi terakhir yang mengambil tema "Saya seorang Muslim", Ismail Osman mengungkapkan esensi iman para peserta cilik sebagai seorang Muslim, serta bagaimana cara dia membangun gaya hidupnya dengan Islam.

Kuliah dari anak-anak remaja intelektual tersebut disertai dengan tayangan slide berwarna-warni dan video demonstrasi. Usai konferensi, anak-anak pun mendapatkan bingkisan hadiah dari panitia.


Acara ini mendapat sambutan hangat dari anak-anak yang hadir. Usai acara, banyak anak-anak yang bersedia untuk mengikuti acara serupa bagi anak-anak tentang Islam di masa depan.

Demikianlah, salah satu diantara bentuk kegigihan pembinaan generasi Islam di bumi Eropa. Begitu hebatnya pembinaan mereka, sehingga usia anak pun telah belajar berkonfrensi dan membicarakan Islam. Bagaimana dengan anak-anak di negeri mayoritas Muslim terbesar di dunia ini?

Maka sudah saatnya selamatkan anak-anak dan remaja di negeri ini dari cengkraman kapitalisme. Mari gencarkan dakwah, dan gelorakan pembinaan Islam di kalangan generasi muda kita. Masa depan ada di tangan Islam, di tangan generasi mereka! [m/ar/f/qv/syabab.com]

ATN - Jika Anda suka mengonsumsi rainbow cake, maka coba bayangkan bentuk kue itu dalam ukuran raksasa sebesar bukit-bukit luas membentang. Itu adalah kondisi sebenarnya dari sebuah lokasi berbukit warna-warni yang bernama Zhangye Danxia Landform Geological Park di China.

Melihat perbukitan tersebut Anda dijamin akan berdecak kagum pada kuasa Tuhan yang sangat luar biasa. Warna-warni yang tergambar di seluruh perbukitan itu terlihat rapi, tebal, dan terang. Selayaknya rainbow cake dalam versi luar biasa besar.

Lapisan berwarna yang terdapat dalam gugusan bukit-bukit tersebut merupakan hamparan pasir serta mineral berbagai jenis. Bukit pelangi itu dikatakan telah terbentuk sejak 24 juta tahun lampau. Tercipta dari aliran flowing valleys atau aliran lembah yang diterjang berbagai hal seperti hujan, badai serta angin.


Dilansir oleh Huffington Post, karena keindahan dan kelangkaan kondisi perbukitan pelangi itu, UNESCO telah memasukkan kawasan Zhangye Danxia Landform Geological Park sebagai mWorld Heritage Site atau situs warisan dunia mulai tahun 2010 yang lalu.


Sebenarnya bukit dengan keadaan berwarna-warni itu ada 2 di dunia. Salah satunya lagi berada di negara Kanada, bernama The rainbow Range.